
Bentrokan yang terjadi antara pasukan Zen dan pengikut Tuan Shigeo dimanfaatkan Tuan Shigeo untuk membawa kabur Anri. Memanfaatkan para pengikut setianya, Tuan Shigeo membuka jalan di antara desakan orang, dan langsung memasukkan Anri yang masih lemas karena pergenjotan tadi ke dalam mobil.
276Please respect copyright.PENANABom0t3hhpr
“Segera pergi dari tempat ini! Bawa kami sejauh mungkin!” perintah Tuan Shigeo pada supir barunya yang terlihat gugup melihat bosnya kembali dalam keadaan bugil bersama seorang wanita.
276Please respect copyright.PENANALNTAThsmNJ
Bruum!
276Please respect copyright.PENANAb4GxQPaj2Q
Segera, supir baru Tuan Shigeo menyalakan kendaraanya, dan langsung tancap gas tanpa memperdulikan keributan yang terjadi di belakangnya. Namun sial bagi Tuan Shigeo, saat ia baru saja sampai di jalan raya tempat itu sudah penuh dengan mobil yang menyumbat jalan.
276Please respect copyright.PENANAYDTQdfJOM7
“Sialan! Zen, bajingan itu!” sambat Tuan Shigeo dengan urat marah mencuat dari dahinya.
276Please respect copyright.PENANAdzu0fyadWU
Perlahan Anri yang kelelahan itu mulai mendapatkan sedikit tenaganya, dengan vagina mengangga akibat kontol besar Tuan Shigeo—Anri mulai berbisik pelan hingga terdengar oleh Tuan Shigeo.
276Please respect copyright.PENANALGgTTdxqaY
‘kem… bal…. kembali…. Ruma… rumaahh… rumaahh….’ bisik Anri lirih dengan air mata yang telah kering.
276Please respect copyright.PENANA3WvCOgcNM7
Seperti sebelumnya, kepala Tuan Shigeo seperti tersetrum hebat … wajah marahnya berubah tenang, dan pandangannya mulai kembali ke sedia kala. Ia tatap Anri yang bersandar dengan kaki menganggkang di sampingnya, lalu ia jamah bagian kemaluannya hingga membuat Anri melenguh kencang.
276Please respect copyright.PENANAYEmGGqYBGY
“Ugghhhhh….. Aaaaahhhh……”
276Please respect copyright.PENANAfVVFv8Trdd
Tuan Shigeo tersenyum tipis, lalu memerintahkan supir barunya itu untuk berbalik arah, dan kembali ke kediamannya.
276Please respect copyright.PENANAJWUuclWM1w
“Ta-Tapi Tuan… bukannya itu berbahaya…..” ucap supir baru Tuan Shigeo seolah tak percaya dengan keputusan yang baru saja diambil bosnya itu.
276Please respect copyright.PENANAXMNA2PVw9r
“Lakukan saja! Jangan banyak tanya!” seru Tuan Shigeo seraya menjamah Anri dengan penuh semangat.
276Please respect copyright.PENANAo9dvDEChtW
Supir baru Tuan Shigeo berbalik arah, dan memacu kencang mobilnya kembali ke kediaman Tuan Shigeo. Dalam perjalanan singkat itu, telinganya terasa sangat panas mendengar desahan Anri yang tubuhnya dipermainkan oleh tangan tua Tuan Shigeo.
276Please respect copyright.PENANAtmt12B7KSP
*****
276Please respect copyright.PENANAgnNS17UXde
Di tempat lain, baku hantam pengikut Tuan Shigeo dengan pasukan Immortal Dragon telah mencapai klimaks. Serangan kejutan Immortal Dragon membuat pengikut Tuan Shigeo yang banyak itu tak berkutik, ratusan orang terbunuh dari pihak Tuan Shigeo sementara hanya puluhan saja yang tewas di pihak Immortal Dragon.
276Please respect copyright.PENANAJLiBvzOTCM
Di atas tumpukan mayat pengikut Tuan Shigeo, Zen duduk santai sambil menatap hamparan mayat, dan genangan darah di depannya tanpa gentar sedikit pun. Ia merogoh saku jasnya, mengambil cerutu, dan menyalakannya sambil menatap gunung tempat desa itu berada.
276Please respect copyright.PENANAUhmN7IVloS
“Sisanya tergantung usahamu Roy,” gumam Zen sambil menghisap cerutu yang baru saja ia nyalakan.
276Please respect copyright.PENANAOZvBlZFduv
Beberapa saat sebelumnya, di tengah peperangan yang terjadi Zen menyuruh Roy untuk fokus mengejar Tuan Shigeo, dan meminjamkannya mobil milik anak buahnya untuk mengejar Tuan Shigeo. Roy tanpa ragu menerima kunci mobil yang Zen berikan padanya, dan berlari lurus sambil menghajar, dan merobek leher pengikut Tuan Shigeo yang berusaha menghalanginya.
276Please respect copyright.PENANAnFXdHOfd88
Belasan orang tumbang oleh Roy yang seperti kemasukan dewa kematian itu, tepat sesaat setelah mobil Tuan Shigeo melaju—Roy mengejarnya dari belakang. Namun, karena jalanan yang begitu macet … membuatnya sangat susah untuk memepet mobil Tuan Shigeo. Dalam pengejaran tiba-tiba mobil Tuan Shigeo berbalik arah, dan melewati Roy yang tengah terjebak di antara dua mobil di depan, dan belakang.
276Please respect copyright.PENANAwvjrHQst99
“Anrii!” teriak Roy, sambil memutar arah secara tiba-tiba.
276Please respect copyright.PENANAm6Bar9PlKi
Skiiit! Drumm! Duaakk!
276Please respect copyright.PENANAyxKxkM43dh
Sontak saja tindakan Roy membuat mobil di depan dan belakangnya menjadi tergeser dari jalurnya, seperti sebuah domino tindakan Roy itu telah memacu kecelakaan beruntun bagi mobil-mobil di belakangnya. Tanpa memperdulikan hal itu, Roy langsung tancap gas mengejar Anri tanpa sedikit pun merasa iba pada orang-orang di sekitarnya.
276Please respect copyright.PENANA7YLVobODRI
*****
276Please respect copyright.PENANADq0EG6sO2u
Sesampainya di rumahnya, Tuan Shigeo terkejut melihat sepinya tempat itu—para pelayan yang biasanya menyambutnya tak terlihat, dan anak buah yang selalu ia perintahkan untuk berjaga juga tak ada di tempatnya.
276Please respect copyright.PENANAzUOc83pC65
“Ke mana mereka semua!?” batin Tuan Shigeo, sambil menggendong Anri di depan tubuhnya dengan dua kelamin mereka yang tengah menyatu.
276Please respect copyright.PENANARCaAHgOuSm
“Ughh…. Ahhh…..Ahhh….” desah Anri saat Tuan Shigeo mulai berjalan.
276Please respect copyright.PENANARJtpAr5CfF
Kontol Tuan Shigeo yang sebesar air mineral 1500 ml itu menopang tubuh Anri saat mereka berjalan, hentakan kaki Tuan Shigeo membuat benda keras itu semakin dalam menghujam ke rahim Anri, dan membuat wajah Anri tak karuan dibuatnya.
276Please respect copyright.PENANACz2Oh3qEBK
Anri terlalu lemah untuk memberi Tuan Shigeo perintah, tubuhnya telah lebih dulu hancur karena keperkasaan kontol besar Tuan Shigeo yang tak kenal lelah itu.
276Please respect copyright.PENANAzBlndsAPGh
-
276Please respect copyright.PENANAiSTJoKIsIK
-
276Please respect copyright.PENANA6rdz6eWihn
-
276Please respect copyright.PENANAnswTg8QQdS
-
276Please respect copyright.PENANAFPP2EfpBAI
-
276Please respect copyright.PENANAdanddomeCS
“Apa-apaan ini!? Siapa yang!?”
276Please respect copyright.PENANAXCrwOgUStx
Mata Tuan Shigeo, dan Supir barunya seakan meloncat keluar melihat pemandangan mengerikan yang terjadi di depan mata mereka. Sesaat setelah mereka memasuki pintu terlihat dua penjaga yang kepalanya hampir putus bersandar di dinding, bersama potongan tangan, dan kaki yang masih mengeluarkan darah di setiap lorong di depan pintu masuk.
276Please respect copyright.PENANAKIJ2m5jIpB
“Uhuukkk Uwweekkk!”
276Please respect copyright.PENANAe8TGGh18U8
Supir baru Tuan Shigeo langsung muntah melihat pemandangan mengerikan sekaligus menjijikkan di depannya, nyalinya langsung menciut, dan ia pun buru-buru kabur dari tempat itu meninggalkan Tuan Shigeo bersama Anri dengan raut pucat penuh ketakutan.
276Please respect copyright.PENANAnpwgMz4kgd
“Aaaaahhhh” pekik Anri saat Tuan Shigeo mulai mencabut kontol besarnya, dari memeknya.
276Please respect copyright.PENANA4K7BnVHhdY
Tuan Shigeo bergerak mendekati mayat dua penjaga itu setelah meletakkan Anri dengan posisi duduk bersandar di dinding. Saat ia mendekat itulah sesosok siluet wanita berdada besar muncul dari ujung lorong dengan sebuah jerigen di tangannya. Melihat sosok itu, Tuan Shigeo langsung sadar kalau itu adalah Hitomi—karena siluet dadanya yang besar.
276Please respect copyright.PENANAU4Xu6xq3GW
“Hitomi! Apa yang terjadi! Hitomi!” panggil Tuan Shigeo, tapi siluet itu langsung lari begitu mendengar suaranya. “Sialan! Wanita lacur itu.”
276Please respect copyright.PENANA48Bn2keK99
Cepat-cepat Tuan Shigeo menghampiri Anri, dan membopongnya untuk berbalik pergi dari tempat itu. Akan tetapi, Tuan Shigeo mengurungkan niatnya saat melihat mobilnya dihantam keras dari arah belakang oleh sebuah mobil.
276Please respect copyright.PENANAZJbXCT3b91
“ROYYY!? BAJINGAN ITU! SIALAAN!” maki Tuan Shigeo, seraya menutup rapat pintu rumahnya, dan menyeret Anri masuk.
276Please respect copyright.PENANAfQU1Osi7ZT
Tuan Shigeo kebingungan akan dirinya sendiri, dan keputusannya untuk kembali ke tempat berbahaya ini. Kalau dipikir lagi tempat ini lebih berbahaya dari altar ritual seks, karena telah diketahui semua orang—ia tak habis pikir dengan dirinya sendiri yang memerintahkan supirnya untuk datang ke tempat ini.
276Please respect copyright.PENANAz36OUiKlcn
Tuan Shigeo melangkah pelan sambil membawa Anri, pikirannya buntu memikirkan nasibnya setelah Roy menemukannya … tak ada jalan kabur, pilihannya satu-satunya saat ini adalah melakukan seppuku daripada harus menjadi tawanan kelompok Immortal Dragon, atau dibunuh Roy.
276Please respect copyright.PENANArRz04BBebz
“Wanita Sial! Ikutlah bersamaku ke alam baka! Tak akan kubiarkan Roy mendapatkanmu! Kau itu milikku! Milikku seutuhnya. Anri! Oh Anri!”
276Please respect copyright.PENANAwAqV0itKRN
Tuan Shigeo melangkah masuk dalam kamarnya di bersama Anri di sampingnya, untuk melakukan seppuku bersama tanpa tahu mimpi buruk yang telah menunggunya di dalam kamarnya yang gelap, dan penuh aroma bensin itu.
276Please respect copyright.PENANAG3nKUOoyWt